DEKLARASI ANTI HOAX PRAMUKA SIAGA DALAM PESTA SIAGA PERTAMA KWARTIR DAERAH PAPUA
Hoax adalah berita yang tidak memiliki dasar kebenaran akan keberadaannya dan memiliiki tujuan untuk hal-hal tertentu yang bisa membahayakan akan diri orang lain atau kelompok bahkan suatu bangsa. Sedangkan Anti hoax adalah berita yang telah di telaah dan di pahami bahwa berita tersebut tidak benar sehingga menolak berita tersebut dengan membiarkan berita tersebut dengan sendirinya dan berlalu begitu saja atau melaporkan kepada pihak yang berwenang untuk di tindak lanjuti secara hukum.
Dizaman sekarang dalam era globalisasi dan digital dengan anak dan pemuda begitu dengan mudah mengakses media sosial maupun tayangan yang mengakibatkan anak terpengaruh dalam media tersebut dan tidak di pungkiri mereka menelaah dengan mentah-mentah akan berita tersebut lalu ikut dalam keberadaanya. Berita hoax cukup meresahkan anak dan pemuda karena merekalah penerus bangsa maka berita hoax harus di luruskan akan kebenarannya sehingga anak, pemuda dan masyarakat dapat mengerti dan memahami untuk tidak sekedar ikut serta atau ikut didalamnya dalam berpartisipasi sehingga dapat terjerumus di dalamnya berita hoax tersebut.
Maka dibutuhkan kebijakan dari dari bahwa hinggga atas untuk menannggulangi berita hoax yang nantinya akan merugikan diri sendiri maupun orang lain atau kelompok tertentu secara materi dan non materi apabila berita hoax tersebut sampai berkembang dan meresahkan diri sendiri orang lain atau kelompok tertentu maka akan terjadi keributan kekerasaan dan berbagai tindakan yang sudah berbentuk kriminalitas.
Terutama dalam pemilihan umum berita-berita tersebut muncul untuk memecah belah maupun menjatuhkan dalam individu maupun golongan dengan berkampanye berorasi untuk memenangkan suatu pasangan dengan tidak sehat maka marilah berkampanye dengan cerdas memberikan arahan pembangunan dalam kerukunan dan tidak mempercayai berita-berita yang tidak benar atau antihoax sehingga dalam kampanye berjalan dengan aman dan damai untuk semuanya.
Anak-anak yang mudah mengakses berita melalui media sosial di era globalisasi tidak menutup kemungkinan berita hoax tersebut membuat anak terperdaya akan keberadaannya akan berita hoax tersebut dan melakukan tindakan tindakan yang membahayakan diri sendiri atau orang lain bahkan orang lain maka haruslah di dampingi oleh kedua orang tua di waktu keluarga atau guru di waktu sekolah dalam memberikan bimbingan akan sebuah berita.
Peran sebagai seorang individu yang sudah memahami berita bahwa ada sebuah berita hoax haruslah di baca dengan teliti dan seksama akan kebenaran hal tersebut dan di telaah sampai habis maksud dan tujuan berita tersebut sehingga individu yang membaca dapat mengetahui arah dan maksud berita hoax dengan menyaringnya informasi untuk tidak di lanjutkan atau tidak di sikapi akan keberadaanya.
Kelompok atau organisasi tertentu haruslah juga menyikapi berita hoax karena berita hoax dari kepentingan kelompok atau organisasi orang lain dapat membahayakan sebuah kelompok tertentu sehingga dapat terpecah belahnya sebuah organisasi atau kelompok karena berita hoax yang tidak benar akan keberadaanya sehingga dapat memecah belah persatuan dan kesatuan. Kelompok atau organisasi pastilah dapat memilah-milah berita yang positif akan perkembangan kelompok atau organisasinya nanti sehingga dapat memajukan kelompok atau organisasinya dalam kesejahteraan, persatuan dan kesatuan bangsa.
Salah satunya adalah sosialisasi dari sekolah ke sekolah untuk menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggungjawab karena media sosial sangatlah berperan memperluas jaringan, mencari persahabatan dan mencari berbagai informasi dengan memberikan arahan untuk tidak membuka atau menampilkan konten yang tidak sesuai dengan etika dan menghujat orang salah satu bentuknya. Maka penting sekali bagi orang tua atau Guru serta pemangku kebijakan perlu adanya sebuah dukungan dan pengawasan terhadap aktivitas anak dalam menggunakan internet baik melalui smartphone maupun komputer sehingga berita hoax dapat di minimalisir atau di stop akan keberadaanya.
Dengan Program Kampanye cerdas dan antihoax yang di lakukan oleh anak-anak siaga, ayahanda dan bunda Kwartir Daerah, Aparat TNI dan POLRI, MUSPIDA berkumpul sambil memegang spanduk untuk mendeklarasikan sebuah kometmen tentang Deklarasi Anti Hoax yang berbunyi “ Dengan cinta dan kasih, bersama Polres Jayapura Kota mari kita mengangkat tangan dan katakan maaf kami putra putri Kota Jayapura serta papua menolak dengan tegas hoax di tanah Papua “ yang bertujuan stop mengadu domba dan stop memecah belah kami yang di prakarsai dan di bimbing oleh BINMAS dan Polres Kota Jayapura. Anak-anak siaga dengan suara yang lantang serta keras mengucapkan Deklarasi Anti Hoax.
Pembukaan Pesta Siaga Kwartir Daerah Papua pada tanggal 15 Maret 2018 sampai dengan 18 maret 2018 yang pertama dengan tema ”Bergembira, Kreatif dan Bersaudara ” oleh ibunda Kristhina R.I.L S.IP.,M.AP. sebagai pembina Upacara Pesta Siaga Pertama Kwartir Daerah Cabang Papua berjalan dengan hikmat, lancar dan tertib dan sesuai himbuan dari Ibunda Kristhina R.I.L S.IP.,M.AP dengan visi misinya dengan semboyan Kwarda Papua Bangkit, Mandiri, Sejahtera dan Berkarakter wa...., wa...., wa.... satu kali tepuk pramuka tiga kali tepuk, tiga kali tepuk, tujuh kali tepuk ( prok, prok, prok,.... prok, prok, prok,.... prok, prok, prok, prok, prok, prok, prok ).
Marilah para pemuda dan pemudi, orang tua, guru dan masyarakat pemangku kebijakan untuk menjadi penangkal berita hoax dengan cara mengecek kebenaraan informasi yang beredar melalui media sosial maupun media online apabila meragukan atau tidak ada sumber resmi maka hendaknya tidak usah ikut menyebarluaskannya salah satu bentuk penanggulanggannya. Mari secara bijak dan damai bagi pemilih pemula untuk menyalurkan hak pilihnya dengan baik dan benar untuk mewujudkan pemilihan umum secara damai secara langsung umum bebas dan rahasia dalam pemilu untuk mewujudkan Nawa Cita Indonesia.
Komentar
Posting Komentar